Kalian pasti kenal dengan para
pahlawan pada gambar di bawah. Namun, tahukah kalian, bahwa potret mereka
hanyalah imajinasi belaka?
Oleh karena Bung Karno ingin bangsa
Indonesia menghargai para pahlawannya, ia memberi amanat kepada menteri pendidikan
saat itu, Muhammad Yamin untuk melukis wajah para pahlawan sesuai imajinasinya,
sebab belum ada teknologi memotret kala itu maka tak ada jejak gambaran fisik
yang tersisa dari sosok para pahlawan. Dikatakan bahwa lukisan-lukisan tersebut
dimiripkan dengan Soekarno dan Muh. Yamin. Dahulu, ketika ingin mencari
gambaran Gajah Mada di sekitar lingkungan bekas Kerajaan Majapahit, beliau
menemukan sebuah celengan gerabah yang memiliki bentuk wajah seseorang. Namun,
jajak pendapat menghasilkan pendapat bahwa seorang pahlawan tidak mungkin
diabadikan dalam bentuk celengan. Dalam sebuah lelucon, pembuatnya menulis
bahwa ia telah membuktikan kepalsuan wajah para pahlawan dalam lukisan dengan
menyisir jenggot Tuanku Imam Bonjol, yang ternyata tidak rontok, hahaha...
Ide Bung Karno sungguh cemerlang,
karena citra heroik gagah yang diharapkan terlihat dari rekaan-rekaan yang
telah komersil tersebut berhasil tertanam dalam benak masyarakat. Dengan tambahan
foto wajah rupawan dalam buku sejarah, orang-orang akan lebih mengingat
dibanding dengan hanya deretan tulisan padat menjemukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar