Kamis, 20 Juni 2013

Mengapa Pelajaran Matematika Menjemukan?

Bila ditanya mengenai pelajaran yang satu itu, jawabannya pasti “membosankan” “memusingkan” dan hal-hal lain yang menunjukkan ketidaksukaan. Hitung-hitungan yang rumit membuat siswa malas berpikir. Mayoritas siswa lebih menyukai aktivitas latihan otak kanan yang mengutamakan inovasi dan kreativitas yang memang menyenangkan dan mudah dipahami. Namun, tergantung dua faktor utama pula. Guru yang mengajar Matematika lebih baik bersikap dinamis dan seru. Faktor murid pula, bila ia tekun dan rajin, Matematika akan terasa mudah, sebaliknya bila ia malas akan semakin ketinggalan pelajaran. Dari sisi pandang yang positif bila tidak ada Matematika, penghitungan benda sehari-hari akan lebih rumit karena tidak mempunyai basis. Jadi kesimpulannya, berterima kasihkah kalian akan Matematika? Atau tetap pada pendapatmu sebelumnya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar